Date:January 17, 2021

Polda Gorontalo Diminta Bentuk Tim Usut Aliran Dana Tambang Ilegal

Tambang Pohuwato

READ.ID –  Aktivis pemuda dan mahasiswa Provinsi Gorontalo Fian Hamzah berharap agar Polda Gorontalo membentuk tim mengusut aliran dana dari tambang ilegal di Pohuwato yang diduga libatkan oknum kepolisian.

“Diduga ada keterlibatan oknum kepolisian, sebagaiman disampaikan oleh orator pada aksi unjukrasa yang digelar Senin 21 Desember 2020 di Pohuwato,” kata Fian Hamzah.

Menurutnya dari beberapa tuntutan para pendemo selain meminta aparat penegak hukum dan Pemda Pohuwato agar tidak menutup areal pertambangan rakyat, ada hal menarik yang menjadi perhatian serius yaitu keterlibatan aliran dana kepada oknum kepolisian.

Ia menambahkan penyebutan pemberian sejumlah uang dan emas bagi oknum aparat tersebut jangan dianggap biasa saja.

“Ini adalah tuduhan yang sangat serius, dan kami minta kepada Polri untuk mengusut secara tuntas dan terbuka segala tudingan dan tuduhan itu,” tegas Pian.

Demi untuk menjaga marwah dan kehormatan institusi sebaiknya hal ini diseriusi.

Pian pun menambahkan bahwa ketegasan dan komitmen dari Polri dan semua stake holder (penentu kebijakan) sangat dibutuhkan dalam kondisi ini.

Ia menilai jika permasalahan penertiban alat berat di lokasi tambang Pohuwato sudah tidak bisa dilakukan oleh aparat Polres setempat.

“Kiranya Polda Gorontalo mungkin bisa membentuk Tim Khusus menelusuri adanya dugaan aliran uang dan emas ke Oknum Aparat Penegak Hukum dengan segera memanggil dan memeriksa Koordinator Aksi Limonu Hippy,” jelasnya. (Rls/Read.id)