Date:October 27, 2020

Walikota Marten: HUT RI Momentum Bangsa Bersatu Lawan Covid-19

Bersatu Lawan Covid-19

READ.ID – Walikota Gorontalo Marten Taha menekankan, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75 sebagai momentum bangsa bersatu untuk melawan pandemi Covid-19 saat ini.

Marten mengatakan, covid-19 menguras energi perhatian rakyat Indonesia yang berdampak pada terjadinya krisis disemua lini kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga krisis yang dihadapi memberikan momentum bagi seluruh pihak mengejar ketinggalan. Serta melakukan tranformasi besar–besaran, dengan melaksanakan strategi besar, pecahkan masalah fundamental untuk kemajuan yang signifikan.

“Kita harus serentak memanfaatkan momentum ini. Menjadikan Indonesia setara dengan negara – negara maju. Menjadikan Indonesia maju yang kita cita – citakan. Saya mengajak kepada seluruh rakyat Kota Gorontalo, seluruh jajaran pemerintah dan warga korpri di kota Gorontalo untuk bersatu padu menghadapi pandemic corona dengan menjalankan dan menerapan protokol kesehatan dalam kehidupan keseharian,” tutur Marten saat memberikan sambutan pada upacara Kemerdekaan HUT RI di Lapangan Buladu Senin (17/08/2020).

Kata Marten, kemerdekaan Bangsa Indonesia adalah bukti kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh. Serta nilai kemerdekaan menandakan perjuangan yang sudah dilakukan, akan lebih berat. Kemerdekaan bangsa Indonesia yang dideklarasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, adalah hak setiap bangsa untuk hidup bebas dan merdeka dari segala bentuk ikatan penjajahan dan tekanan penindasan.

“Namun perlu diakui oleh kita semua, bahwa setelah kemerdekaan tercapai bukan berarti perjuangan masyarakat Indonesia dan elemen lainnya sudah berakhir. Justru harus diisi dengan usaha membangun bangsa dan negara ini,” ujar Marten.

Wali Kota menjelaskan, makna kemerdekaan yang dirayakan pada hari ini bukan akhir dari perjuangan bangsa Indonesia. Akan tetapi merupakan komitmen bersama untuk selalu menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia (NKRI), sebagai wujud nasionalisme. Disamping itu kemerdekaan perlu dimaknai sebagai pemersatu bangsa, sebab kemerdekaan menumbuhkan saling menghargai.

Inti dari peringatan HUT RI ke 75 tahun ini, kata Marten, adalah Indonesia Maju. Tema ini mengandung maksud bahwa kemajuan bangsa Indonesia merupakan sebuah representasi, dari nilai – nilai pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam artian bangsa Indonesia mampu untuk memperkokoh kedaulatan, persatuan dan kesatuan indonesia.

“Maju dalam artian, kesempatan untuk bermimpi hingga jadi kenyataan dan kesempatan untuk berkarya tanpa batas. Dalam implementasinya pemerintah telah menjadikan pengembangan sumber daya manusia, sebagai modal dasar mencapai indonesia maju. Apalagi diera digitalisasi ini, kita dituntut untuk kreatif dan inovatif didukung oleh disiplin, keuletan bekerja dan belajar, jika kita hendak berperan dalam kemajuan dunia,” jelas Marten.

Selain itu Marten tambahkan, sebagai bangsa semua harus bisa keluar dari kebiasaan hanya menengok kebelakang, tetapi hendaknya lebih berorientasi kedepan. Sehingga semua dapat membangun generasi baru, dapat mewujudkan Indonesia menjadi setara dengan bangsa lain yang sudah maju.

Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat dan peserta upacara untuk menumbuhkan “cultur of exellence”, kultur keunggulan disemua bidang yang dimulai dari area pendidikan.

“Dipandu oleh strategis yang cerdas dan dimotori oleh inovasi dan kreatifitas. Dikawal oleh sikap antisipatif, responsif serta didukung oleh karakter ketekunan, maka akan terwujud Indonesia maju yang sama-sama dicintai,” pungkas Marten.

(Adv/Read/Humas)