Date:September 28, 2020

Wakorlap Benarkan Adanya Insiden Pemukulan Saat Aksi Tolak TKA

Aksi Tolak TKA

READ.ID – Zakaria, selaku Wakil Koordinator lapangan (Wakorlap) yang tergabung dalam “Aliansi Barisan Rakyat Bersama Rakyat” membenarkan adanya pemukulan terhadap salah satu massa aksi saat demo tolak kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Gorontalo.

Menurutnya, pemukulan itu dilakukan oleh oknum polisi saat mengamankan aksi di depan gedung DPRD Provinsi Gorontalo, Kamis (16/7).

Kejadian pemukulan bermula ketika antara mahasiswa dan kepolisian terlibat adu mulut dan saling dorong, mulai dari memaksa masuk di pintu gerbang hingga ke dalam ruangan DPRD.

“Tadi saya sempat melihat saat terjadi saling dorong, pentungan melayang di udara dan mengenai koordinator aksi,” kata Zakaria.

Sementara itu, Kapolres Gorontalo Kota AKBP. Desmont Harjendro, mengakui memang dalam aksi di gedung DPRD tersebut terjadi saling dorong baik dari mahasiswa dan Polisi, namun hal itu tidak berlangsung lama.

“Namun memang apabila ada pemukulan ataupun semacam gesekan, nanti akan kita coba pelajari. Nanti, kita akan tanyakan kepada pihak pendemo dan personil yang melakukan pengamanan saat demo berlangsung,” ujar Desmont.

Desmont sendiri membantah terjadinya pemukulan personil Polisi kepada mahasiswa yang tengah melakukan aksi.

“Tadi saya langsung turun di sana, dan pemukulan itu tidak ada. Hanya dorong mendorong. Dorong mendorong ini mungkin kesengggol atau bagaimana, kita tidak tahu. Namanya dorong mendorong, pasti kan ada sentuhan. Kita akan pelajari kembali, karena ada beberapa personil yang juga menggunakan kamera video,” tandasnya.

Adapun aksi tersebut, adalah menolak Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bakal didatangkan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), untuk pembangunan PLTU Sulbagut I. (Aprie/RL/Read)