Date:August 12, 2020

Update Corona Gorontalo: 7 Pasien Baru, 1 Diantaranya Meninggal

Corona Gorontalo Meninggal

READ.ID – Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr Triyanto Bialangi kembali mengumumkan, kasus positif baru virus Corona bertambah 7 pasien baru yang 1 diantaranya meninggal dunia.

“Kami menerima hasil swab test ada 7 pasien baru masing-masing 5 orang di Kota Gorontalo dan dua orang di Kabupaten Gorontalo. Dari 7 pasien Corona yang baru di Gorontalo ini, ada satu pasien yang meninggal,” jelas Triyanto.

Pasien baru ini adalah pasien 250, WMH, Laki-laki, 48 tahun, Kelurahan Paguyaman, Kota Tengah, Kota Gorontalo. Pasien ini masuk rumah sakit pada 30 Juni 2020 dengan keluhan sesak dan ada penyakit Comorbitnya. Kemudian di swab test positif. Pasien 250 meninggal dunia pada 1 Juli 2020.

Pasien 251, TWS, perempuan, 28 tahun, Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Pasien ini merupakan tenaga kesehatan. Pasien rumah sakit pada 27 Juni 2020 dengan keluhan demam dan nyeri tenggorokan.

Pasien 252, WJM, Laki-laki, 44 tahun, Kelurahan Bulotadaa Timur, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Pasien 252 merupakan tenaga kesehatan dan masuk rumah sakit pada 30 Juni 2020 dengan keluhan lemas, demam dan batuk, dan muntah.

Pasien 253, FDWA, Perempuan, 31 tahun, Kelurahan Dutulunaa, Kabupaten Gorontalo. Pasien ini merupakan tenaga kesehatan. Saat ini pasien sementara karantina mandiri.

Pasien 254, SS, Perempuan, 44 tahun. Kelurahan Siendeng, Kecamatan Kota Selatan. Pasien masuk rumah sakit pada 25 Juni dengan keluhan mual, diare, dan ada comorbitnya.

Pasien 255, YDK, Laki-laki, 43 tahun, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pasien ini masuk rumah sakit pada 28 Juni dengan keluhan panas, nyeri menelan, mual muntah serta batuk.

Pasien 256, SKN, Laki-laki, 19 tahun, Kelurahan Talumolo, Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Pasien ini tracking kontak pasien 246, FLA. Dirawat di RSAS.

“Hingga saat ini total pasien terkonfirmasi positif 256 orang, meninggal 11 orang, sembuh 222 orang dan dirawat 23 orang,” jelas Triyanto. (RL/Read)