Date:October 20, 2020

Tenaga Kesehatan Terjangkit Covid-19 di Gorontalo Kembali Bertambah

Tenaga Kesehatan Gorontalo

READ.ID – Tenaga Kesehatan yang terjangkit Covid-19 di Gorontalo Kembali bertambah. Hal ini sebagaimana disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo dr Triyanto Bialangi dalam konferensi pers, Kamis (25/06).

Pihaknya juga menyatakan menerima spesimen pemeriksaan hasil dari Balai POM Provinsi Gorontalo sejumlah totalnya 162 spesimen. Dari 162 spesimen ini ada 155 yang negatif dimana 17 diantaranya dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo ini pun menyampaikan bahwa pihaknya mengonfirmasi ada tiga orang pasien baru yang terkonfiramasi positif dan satu diantarnya merupakan tenaga kesehatan.

“Pasien baru ini adalah pasien 241, MAJ, perempuan 25 tahun, asal Desa Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Pasien merupakan tenaga kesehatan dan hasil tracking kontak dari pasien 231 atu RIA,” katanya.

Sementara dua pasien baru lainya yakni Pasien 242, HDM, perempuan 57 tahun, Kelurahan Dembe 1, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Pasien masuk RS Aloei Saboe dengan keluhan sesak dan ada Comorbidnya.

Kemudian, baru lainnya adalah pasien 243, IRY, laki-laki 36 tahun, asal Desa Ayula Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Pasien merupakan hasil tracking kontak dari pasien 225, SMF.

Sementara 17 pasien yang dinyatakan sembuh hari ini yakni:

Pasien 85, SP, perempuan, 19 tahun, hasil swab yang kelima dan keenam negatif, dirawat selama 26 hari.

Pasien 154 SUS, perempuan, 41 tahun, hasil swab ketiga dan keempat negatif, dirawat selama 14 hari.

Pasien 156 LKO, perempuan, 28 tahun, hasil swab ketiga dan keempat negatif, dirawat selama 14 hari.

Pasien 168, SPM, perempuan, 28 tahun, hasil swab ketiga dan keempat negatif, dirawat selama 14 hari.

Pasien 169 atau JEFF, laki-laki, 27 tahun, hasil swab ketiga dan keempat negatif, dirawat selama 14 hari.

Pasien 172, SYR, perempuan, 20 tahun, hasil swab ketiga dan keempat negatif.

Pasien 177 DQK, laki-laki, 22 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 13 hari.

Pasien 179, KLE, laki-laki, 36 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 13 hari.

Pasien 180, JSO, laki-laki, 39 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 13 hari.

Pasisn 186, TTA, perempuan, 45 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 11 hari.

Pasien 187, RWN, laki-laki, 38 tahun, swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 11 hari.

Pasien 200, MPS, perempuan 28 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 11 hari.

Pasien 202 FWY, perempuan, 26 tahun, hasil swab kedua dan ketiga nefatif, dirawat selama 11 hari.

Pasien 204, SID, perempuan, 32 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 11 hari.

Pasien 208 FRA, perempuan, 28 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 11 hari.

Pasien 215 IKP, perempuan, 23 tahun, hasil sweep kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 7 hari.

Pasien 222, AAC, laki-laki, 33 tahun, hasil swab kedua dan ketiga negatif, dirawat selama 5 hari.

“Hingga saat ini total positif Covid-19 di Gorontalo berjumlah sebanyak 243 orang, sembuh 197 orang, meninggal 8 orang, dan dalam perawatan 37 orang, pungkas dr Triyanto Bialangi. (Aden/RL/Read)