Date:November 26, 2020

Siswa SMP Dulupi Panjat Tiang Bendera Banjir Hadiah

READ.ID – Aksi heroik Riski Rasyid, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mendapat pujian dan apresiasi dari lapisan masyarakat dengan memberikan berupa hadiah uang tunai.

Camat Dulupi Herman Laima mengatakan, Setelah melakukan aksi keberaniannya, Riski langsung diberikan uang penghargaan dari Pemerintah Kecamatan, Kepala-kepala Sekolah, Para Guru serta Kapolsek Dulupi. Uang itu terkumpul sebanyak kurang lebih Rp 10 Juta.

“Kita konfirmasi Riski mendapat uang penghargaan sepuluh juta rupiah dari kecamatan para guru, kepala sekolah dan pihak kepolisian serta TNI yang hadir di upacara itu. Uang itu bentuk terima kasih kami kepada dia yang sudah berani,” Tuturnya.

Herman juga mengatakan, Dirinya meyakini hadiah penghargaan kepada Riski akan terus bertambah karena video aksi pahlawannya sudah viral hingga ke Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

“Riski hari ini akan diundang ke rumah dinas Bupati Boalemo untuk bertemu dengan bapak Darwis Moridu. Kemudian rencananya juga akan bertemu langsung dengan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Sebelumnya, Video Riski Rasyid siswa SMP Negeri 1 Dulupi tersebut, memanjat tiang bendera saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI) yang tengah berlanjung. Pada penaikan bendera yang dilakukan personel paskibraka Kecamatan setempat, tiba tiba tali pengait bendera lepas.

Megetahui proses kenaikan bendera merah putih yang terhenti, Riski langsung memanjat tiang bendera dengan tujuan untuk memperbaiki tali yang lepas hingga keujung tiang. Aksi heroik itu dilakukan di hadapan ratusan siswa lain para guru, serta aparat kecamatan maupun desa yang berada di lapangan Kecamatan Dulupi.

“Sebenarnya tali pengait bendera lepas sehingga saat proses kenaikan bendera sempat terhenti. Kita sudah berupaya maksimal dari pelatihan hingga pelaksanaan upacara. Namun ada kejadian tiba-tiba diluar dugaan kami,” Ujar Camat Biluhu Herman Laima.

Setelah Riski berhasil berhasil mendapatkan tali bendera yang lepas, kemudian tali tersebut langsung dikaitkan ke bendera. Dengan begitu proses pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT ke 74 Republik Indonesia bisa kembali dilanjutkan.