Date:October 19, 2020

Since Kadji: Tidak Benar Saya Menolak Cek Kesehatan di Perbatasan

READ.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Since Kadji mengatakan, tidak benar adanya informasi dirinya menolak cek kesehatan suhu tubuh di perbatasan Pohuwato-Boalemo.

“Tidak betul katanya saya tolak diperiksa suhu badan. Itu tidak betul katanya saya tidak koperatif. Ada-ada saja orang yang buat informasi semacam itu,” ujar Since saat dikonfirmasi, Rabu (15/04).

Politisi PKB ini menjelaskan, awalnya dirinya bersama rombongan DPRD Provinsi Gorontalo melintas dari arah Kabupaten Boalemo menuju Kabupaten Pohuwato.

Saat memasuki pintu perbatasan Pohuato, supir dari mobil yang dinaikinya menepikan kenderaan karena melihat petugas medis bersama Satpol PP yang hendak memeriksa setiap orang yang masuk dan ke luar perbatasan.

“Jadi, kan saya mau diperiksa, saya di suru turun, saya tanya, bisa dimobil saja? Masih kenal saya? Saya tanya ke satpol pp itu. Ini bunda Since, masakan olo so sepuluh tahun rumah bunda hanya batas pagar dengan kantor satpol baru so tidak tau sama bunda,” katanya.

Kemudian, kata Since, ia tidak bermaksud untuk menolak pemeriksaan suhu badan. Dirinya hanya meminta kalau bisa pemeriksaan dilakukan di dalam mobil. Karena ia melihat pemeriksaan kepada yang lain juga demikian.

“Saya bilang boleh itu pemeriksaan di mobil saja. Masakan olo kau so tidak kenal saya. Saya tanya lagi ke Satpol itu, tetapi Satpol itu terus memaksa. Karena biasanya diperiksa juga di dalam mobil. Terus, mobil di belakang saya sudah klakson-klaskson saya, tetapi saya tetap diperiksa semua-semua,” ungkapnya.

Sebelumnya, Since Kadji diberitakan oleh salah satu media online bahwa dirinya menolak pengukuran suhu badan. Berita yang terbit pada 15 April 2020 tersebut menuliskan dirinya tidak kooperatif terhadap petugas dan tenaga medis.

Selain itu, berita tersebut juga menggunakan foto mobil yang bukan milik dari Since Kadji, melainkan milik
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Awaluddin Pauweni.

“Diberita itu mereka tulis kata-kata saya, ‘ngoni tidak kanal pa kita?’ begitu kata mereka. Mereka tulis itu kata-kata saya yang menanyakan kepada Satpol PP itu, tetapi bukan begitu maksudnya. Tapi, biarlah, maksud saya juga bukan seperti itu,” ucapnya.

Ia menambahkan, petugas Satpol PP pun akhrinya memeriksa suhu badan terhadap dirinya. Pemeriksaan dilakukan didalam mobil ia gunakan.

“Jadi, saya tanya so tidak kenal saya itu bukan saya tidak perlu mo periksa karena anggota dewan, bukan itu. Saya tanya itu, karena masakan so sepuluh tahun baru mereka tidak kenal saya. Saya tetap koperatif, tidak seperti yang diberitakan itu,” pungkasnya. (Adv/Aden/RL/Read)