Date:November 28, 2020

Sekda: Program Rumah Bahasa Wujudkan Mutu Pendidikan di Boalemo

Rumah Bahasa Boalemo

READ.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Boalemo Sherman Moridu mengatakan program Rumah Bahasa yang ada disetiap kecamatan di Boalemo bertujuan mewujudkan mutu pendidikan di daerah itu.

Ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Boalemo ingin agar Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah itu terus mengalami peningkatan.

“Lewat program Rumah Bahasa yang digagas oleh Bupati Darwis Moridu, Alhamdulillah banyak anak muda tertarik untuk belajar bahasa asing,” kata Sherman Moridu.

Menurutnya Rumah Bahasa atau kampung bahasa inggris ini awalnya baru di tingkat kabupaten Boalemo.

Namun karena adanya animo masyarakat yang tinggi, pemerintah membentuk rumah bahasa di beberapa kecamatan.

“Dari tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Boalemo, sudah lima kecamatan yang ada Rumah Bahasa,” imbuhnya.

Sherman memaparkan, program Rumah Bahasa merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan program kursus gratis.

Menurutnya Rumah Bahasa ini menjadi idolanya pemerintah daerah Boalemo, dan di situlah terkumpul anak-anak muda, siswa-siswa dan jadwalnya teratur.

Bahkan, kata Sherman, mereka sampai mendatangi rumah-rumah kopi untuk menyampaikan, memperlihatkan kepada masyarakat inilah siswa-siswa yang alumni Rumah Bahasa,”

“Alhamdulillah dengan pola seperti ini, di samping itu juga Pemda Boalemo kemarin melakukan untuk memperkuat pelajaran Matematika dan IPA, Bahasa Inggis atau mata-mata pelajaran yang diujian nasionalkan. Maksudnya agar hasil ujian nasional itu bagus. Terbukti saat ini anak-anak di Boalemo yang akan dikirim oleh Provinsi Gorontalo ke Tingkat Nasional untuk mengikuti Olimpiyade Matematika,” jelasnya.

Ia berharap, kedepan akan lahir ahli-ahli Matematika, ahli-ahli IPA, Fisika di Kabupaten Boalemo apalagi Bahasa Inggris.

“Dan Rumah Bahasa ini bukan hanya untuk warga Boalemo, tetapi warga tetangga ini kita berikan ruang untuk bisa belajar di sini. Tujuan kita apa? Supaya masyarakat juga bisa menerima dampaknya. Dan ini kita gratiskan, tidak usah ke Pare, cukup ke Boalemo saja,” pungkasnya. (RL/Read)