Date:January 25, 2021

Rusli Ucapkan Terima Kasih Kepada Pihak yang Ikut Mendoakan Kesembuhan Istrinya

READ.ID – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut ikut mendoakan kesembuhan istrinya sehingga bisa sembuh dari Covid-19.

“Terima kasih kepada seluruh rakyat Gorontalo. Ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa virus corona nyata dan bisa menjangkiti siapapun tanpa pandang bulu,” tutur Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat dialog di Radio Suara Rakyat Hulondalo, Rabu (9/9/2020).

Istri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Idah Syahidah dinyatakan sembuh dari covid-19 usai menjalani serangkaian pemeriksaan medis pada Jumat, 28 Agusutus 2020 lalu.

Anggota Komisi VIII DPR RI itu sebelumnya terkonfirmasi positif covid-19 usai tiba di Jakarta, Selasa 18 Agustus 2020.

“Tanggal 17 Agustus sore, istri saya kasih tahu ke saya kalau ada salah satu stafnya yang positif corona. Langsung saya minta di rapid, negatif semua termasuk saya, ajudan dan lainnya. Besoknya Selasa, ibu berangkat ke Jakarta karena pada Rabu ibu harus mengikuti rapat secara fisik di DPR RI dan tidak bisa diwakili,” katanya.

Setibanya di Jakarta, Idah dibawa ke salah satu rumah sakit di daerah Cibubur, Bogor, Jawa Barat. Ia harus menjalani isolasi lebih kurang selama 10 hari.

Ketua TP PKK itu menjalani dua kali uji swab ditambah CT Scan dan rontgen thorax sebelum dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah.

“Setelah dikasih tahu oleh dokter kalau ibu gejala Covid-19, saya langsung bilang ke Ibu untuk terima apapun saran dan anjuran dokter. Akhirnya ibu dirawat dan tidak ada yang boleh menjenguk kecuali dokter dan tim medis. Bahkan saya dan anak-anak hanya mengecek dan menguatkan lewat video call,” tambah Rusli.

Idah bersama Gubernur Rusli kembali ke Gorontalo pada Jumat, 4 September 2020 kemarin. Idah sudah beraktivitas sebagaimana biasa dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Sehari setelahnya, Idah melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penyerahan bantuan di Pondok Pesantren Al-ihlas Al-Islam di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Bantuan operasional bagi pondok pesantren, madrasah diniyah dan taman pengajian Al-Qur’an itu merupakan program Kementrian Agama yang menjadi bidang kerjanya di Komisi VIII.

Program yang diupayakan Idah tersebut menjangkau 268 lembaga pendidikan Islam dengan rincian pondok pesantren mendapat Rp25-40 juta, madrasah Diniyah dan TPQ masing-masing Rp10 juta.

(Adv/RL/Read)