Date:September 20, 2020

Risno Yusuf Siap Hadapi Erwin Ismail dalam Kasus Mahar Politik

Kasus Mahar Politik

READ.ID – Risno Yusuf menyatakan siap menghadapi Wakil Ketua DPD Demokrat Provinsi Gorontalo Erwin Ismail mengenai dugaan kasus mahar politik yang menjadikan kedua belah pihak ini mulai berseteru.

Hal ini dikatakannya karena sebelumnya Erwin Ismail menyampaikan akan melaporkan balik Risno Yusuf yang telah melaporkan Partai Demokrat, Gerindra, dan Hanura ke pihak Bawaslu atas dugaan kasus mahar politik.

“Silahkan Erwin melaporkan ini sebagai suatu pencemaran nama baik. Silahkan, kami akan layani,” tegas Risno kepada wartawan Read.id, Kamis (10/09/2020).

Risno dalam laporannya ke Bawaslu menyatakan tiga partai tersebut meminta mahar politik kepada pihaknya saat dirinya berupaya untuk mendapatkan rekomedasi dari Partai Demokrat, Gerindra, dan Hanura.

Kata Risno, permintaan mahar politik itu berawal saat dirinya bertemu dengan Erwin Ismail yang mengaku mewakili tiga partai tersebut untuk mengurusi agar Bapaslon Risjon Sunge dan Risno Yusuf bisa mendapatkan rekomendasi partai.

Risno Yusuf ini sebelumnya merupakan Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo yang berpasangan dengan Risjon Sunge sebagai Calon Bupati Kabupaten Gorontalo.

Rencana pelaporan balik oleh Erwin Ismail karena Erwin menegaskan dugaan kasus mahar politk yang disebutkan Risno tidaklah benar.

Sementara Risno Yusuf mengatakan hal yang berbeda dari Erwin Ismail. Saat dimintai tanggapan, Risno menjelaskan laporan yang dilakukan pihaknya bukanlah karangan atau hal yang tidak benar.

“Jadi, biarlah Bawaslu yang akang mengkaji itu semua. Apakah itu masuk kerana pidana atau hanya cukup dengan pelanggaran kode etik,” ucap Risno.

Penyampaian Erwin Ismail sebelumnya juga menegaskan tuduhan dugaan permintaan mahar itu tidak pernah dilakukannya.

Pelaporan ke pihak Bawaslu yang dilakukan Risno Yusuf, kata Erwin, adalah pencemaran nama baik kepada pihaknya.

Sementara permasalahan mahar politik yang dituding dilakukan pihaknya tersebut, Erwin menyebut itu diucapkan oleh Risno Yusuf sendiri saat mereka bertemu di Plaza Senayan, Jakarta.

Erwin juga mengungkapkan ketika dirinya bertemu dengan Risno yusuf pada kesempatan itu dipaksa untuk mengeluarkan rekomendasi.

“Jadi, kalaupun memang dia bilang saya meminta mahar, saya ingin dia buktikan. Ada mahar ngga saya terima atau dia berikan kepada saya” tegasnya.

Saat ini kuasa Hukum Erwin Ismail telah melakukan kajian untuk melaporkan kembali Risno Yusuf karena dinilai telah melakukan pencemaran nama baik.

Di sisi lain, Risno Yusuf menegaskan pihaknya tidak pernah membicarakan mahar politik seperti yang diutarakan Erwin Ismail.

Dirinya hanya mengatakan jika pihaknya dengan Risjon Sunge kalau mendapatkan rekomendasi, akan menyediakan segala biaya yang diperlukan. Termasuk anggaran tahapan pencalonan sampai dengan biaya kampanye nanti.

“Saya hanya sekadar menyampaikan kepada Bawaslu bahwa ini yang saya terima saat pertemuan di Senayan. Silahkan Bawaslu mengkajinya, hukumnya seperti apa. Jadi, nanti Bawaslu yang putuskan,” tandasnya.

(RL/Read)