Date:January 20, 2021

Revitalisasi Tambak Udang di Lampung Dianggap Mendesak Dilakukan

Tambak Udang Lampung

READ.ID- Anggota DPD RI Dapil Lampung Abdul Hakim melakukan kunjungan ke tambak udang Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, dalam rangka untuk melakukan studi banding dan mencari solusi pengembangan tambak udang di Lampung, Senin (11/01/21).

Abdul Hakim mengatakan kunjungannya ini merupakan realisasi sebagian dari 22 program perjuangan yang pernah di sampaikan saat kampanye 2019 lalu.
Dirinya hadir di dampingi Tenaga Ahli dan para penggerak dan pemberdaya UMKM.

Abdul Hakim mengatakan kunjungannya ini merupakan realisasi sebagian dari 22 program perjuangan yang pernah di sampaikan saat kampanye 2019 lalu.

Abdul Hakim dalam program nomer 15 mengatakan akan terus memperjuangkan revitalisasi tambak udang dipasena dan bratasena”, terangnya.

Lebih lanjut Abdul Hakim menjelaskan bahwa dalam memenuhi janjinya terkait dengan revitalisasi tambak udang dipasena dan bratasena, ia akan memperjuangkan programnya melalui lima tahap yaitu

Pertama; Memperjuangkan program revitalisasi tambak udang tradisional agar agar menjadi
tambak intensif seluas 10.000 hektare.
Kedua, Pengembangan budi daya udang agar mampu menghasilkan 220 ton per hari.
Ketiga Memfasilitasi perusahaan nasional dan multinasional dalam mengadakan kegiatan
corporate social responsibility dengan para tambak udang.
Keempat Memperjuangkan program bantuan untuk petambak udang guna meningkatkan hasil
panen para penambak.
Kelima Memperjuangkan program pembinaan untuk petambak udang, agar memfungsikan dana
bantuan untuk meningkatkan hasil tambak udang.

” Saya akan terus melakukan komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendapatkan gambaran konkret tentang tambak udang dipasena dan bratasena di Lampung”

” Perjuangan ini untuk masyarakat petambak udang dipasena dan bratasena menjadi semakin sejahtera”. tegasnya.

Abdul Hakim dalam program nomer 15 mengatakan akan terus memperjuangkan revitalisasi tambak udang dipasena dan bratasena”, terangnya.

Lebih lanjut Abdul Hakim menjelaskan bahwa dalam memenuhi janjinya terkait dengan revitalisasi tambak udang dipasena dan bratasena, ia akan memperjuangkan programnya melalui 5 hal :

Memperjuangkan program revitalisasi tambak udang tradisional agar agar menjadi
tambak intensif seluas 10.000 hektare.

Pengembangan budi daya udang agar mampu menghasilkan 220 ton per hari, Memfasilitasi perusahaan nasional dan multinasional dalam mengadakan kegiatan corporate social responsibility dengan para tambak udang.
Memperjuangkan program bantuan untuk petambak udang guna meningkatkan hasil
panen para penambak.
Memperjuangkan program pembinaan untuk petambak udang, agar memfungsikan dana
bantuan untuk meningkatkan hasil tambak udang.

” Saya akan terus melakukan komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendapatkan gambaran konkret tentang tambak udang dipasena dan bratasena di Lampung”

” Perjuangan ini untuk masyarakat petambak udang dipasena dan bratasena menjadi semakin sejahtera”. tegasnya.