Date:October 22, 2020

Ratusan Ekor Paus Terdampar di Pulau Tasmania Australia

Paus Terdampar

READ.ID – Sekitar 270 ekor paus ditemukan terdampar di lepas pantai Tasmania, Australia. Di antaranya merupakan paus pilot yang berjumlah 25 ekor.

Paus pilot merupakan spesies lumba-lumba samudera yang tumbuh sepanjang 7 meter dan beratnya dapat mencapai 3 ton.

Paus

Upaya penyelamatan paus yang terdampar di Macquarie Harbour, dekat Strahan, Tasmania, Australia, 22 September 2020. (Foto: AAP / The Advocate Pool, Brodie Weeding)

Hingga kini upaya penyelamatan paus pilot terdampar di pulau Tasmania, Australia, masih berlanjut, Selasa (22/9/2020). Tim penyelamat sejauh ini telah berhasil mengembalikan 25 di antara sekitar 270 paus yang terdampar itu kembali ke laut.

“Saat ini kami telah menyelamatkan 25 paus. Kami menggiringnya melalui sebuah selat ke laut. Tim kami masih melanjutkan operasi. Mudah-mudahan jumlah yang berhasil diselamatkan akan bertambah sebelum hari ini berakhir,” kata Nic Deka, manajer Taman Nasional Tasmania, kepada wartawan, Selasa sore.

Paus-paus itu ditemukan Senin di pantai dekat kota Straham. Sepertiga dari paus yang terdampar dilaporkan dalam keadaan mati saat ditemukan. Sementara sekitar 60 orang dikerahkan dalam usaha menyelamatkan hewan mamalia tersebut.

Pakar biologi Kris Carlyon mengatakan, usaha penyelamatan berlangsung lambat. “Kami menyelamatkan paus yang paling berpeluang untuk hidup, dan paus-paus yang bisa kami jangkau,” katanya. Ia mengatakan, paus-paus yang mati pada Senin malam karena sulit dijangkau dengan perahu-perahu bermotor.

Ia juga mengatakan, paus pilot merupakan spesies yang kuat. Dengan cuaca yang dingin seperti sekarang, mereka yang masih hidup bisa bertahan hingga selama beberapa hari.

Paus sering terdampar di Tasmania. Namun, jumlah yang terdampar kali ini merupakan yang terbesar di negara bagian paling selatan Australia ini.

Hingga saat ini, pihak berwenang tidak mengetahui mengapa paus-paus itu dapat terdampar di sana. Namun, kawanan paus diketahui memiliki kecenderungan untuk mengikuti pemimpinnya, serta berkumpul bila ada paus yang terluka atau tertekan.

(Conten Writer)