Date:October 20, 2020

Prabowo Mulai Diserang dengan Isu Pelanggaran HAM

Prabowo Subianto

READ.ID – Sejak Presiden Joko Widodo menunjuk Prabowo Subianto untuk menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) pada masa periode 2019 – 2024. Banyak kalangan mulai memainkan isu soal pelanggaran HAM.

Munculnya isu ini mendapat tanggapan dari juru bicara Partai Gerindra, Kawendra Lukistian Yang mengklaim bahwa Prabowo tidak terbukti melakakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

“Pak Prabowo tidak terlibat pelanggaran HAM. Itu terbukti dipersidangan!,” tulis Kawendra dalam akun instagramnya @kawendra Rabu (23/10).

View this post on Instagram

______________________________ Surat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) menyatakan Pak Prabowo tidak melakukan pelanggaran HAM, saat DKP berjalan, ada Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Anggotanya semua LSM HAM, komunitas hukum di pemerintahan. Pada Oktober 1998, 11 anggota Tim Mawar disidang oleh pengadilan militer. Di sidang tersebut tidak ditemukan keterkaitan penculikan dengan Pak Prabowo. . Kemudian, pada Desember 1998, diputuskan tidak ada keterkaitan Prabowo dengan semua tuduhan itu. Jadi jelas soal fitnah terhadap Pak Prabowo pelanggar HAM itu hanya isu gorengan yang selalu di daur ulang. . . #kawendra #jurubicara #gerindra #kompastv #tv #jubirgerindra #jurubicararakyat #jubirrakyat #katakawendra #indonesia #tanahairku #nkrihargamati #instagram #trending #prabowosandi #pelantikan #pelantikanpresiden #follow #likes #trendingnow #trendings #trendingpost #viralpost #economy #worldwide

A post shared by Kawendra Lukistian 🇲🇨 (@kawendra) on

Prabowo selama ini dikenal sebagai pelanggar HAM atas hilangnya sejumlah aktivis dan mahasiswa saat kerusuhan 1998. Tudingan itu muncul setiap saat Prabowo mengikuti kontestasi politik, baik sebagai calon Presiden dan saat ini sebagai Menteri Pertahanan.

Kawendra menjelaskan bahwa sejak surat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) dikeluarkan pada 21 Februari 1998, yang menyatakan kalua Prabowo tidak melakukan pelanggaran HAM.

“Pada Oktober 1998, 11 anggota Tim Mawar disidang oleh pengadilan militer. Di sidang tersebut tidak ditemukan keterkaitan penculikan dengan Pak Prabowo,” jelasnya.

Telah diputuskan, tambah Kawendra bahwa tuduhan semacam itu tidak ada kaitan dengan Prabowo.

“Jadi jelas tuduhan Prabowo melanggar HAM hanya isu gorengan yang di daur ulang,” pungkasnya.**(RL/Konten Writer)