Date:November 26, 2020

Politikus Demokrat Sebut Isolasi Mandiri Di Rumah Justru Berpotensi Membuat Cluster Rumah

READ.ID– Politisi senior Partai Demokrat di Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan tenaga kerja, Lucy Kurniasari menilai, permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar semua pasien wabah pandemi virus Corona (Covid-19) menjalani isolasi di fasilitas kesehatan termasuk hotel-hotel yang menjadi tempat isolasi mandiri sudah tepat.

Hal itu diungkapkan wakil rakyat dari Dapil I Provinsi Jawa Timur ini kepada Read.id, Jumat (24/10) petang, menanggapi permintaan Jokowi kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto agar semua pasien corona menjalani isolasi di fasilitas kesehatan, termasuk hotel-hotel yang menjadi tempat isolasi mandiri.

Permintaan Jokowi tersebut, kata Lucy, dimaksudkan untuk mencegah penularan corona di lingkaran keluarga.

“Saya nilai, permintaan Presiden Jokowi itu sangat ideal. Sebab, wabah pandemi Covid-19 bukan penyakit biasa yang dapat ditangani setiap orang,” kata dia.

Pasien wabah pandemi Corona itu, jelas Ning Surabaya 1986 itu, perlu ditangani ahli kesehatan yang didukung alat kesehatan memadai. Jadi, Rumah Sakit atau Puskesmas merupakan tempat yang paling tepat bagi pasien Corona.

Dengan penanganan yang intensif oleh para dokter, lanjut Lucy, diharapkan pasien Corona merasa lebih nyaman di Rumah Sakit. Hal ini akan membantu pasien Corona sembuh dari penyakit tersebut.

Selain itu, rumah di Indonesia memang masih banyak yang belum layak dilihat dari sisi kesehatan.

Situasi ini akan membuka peluang penyebaran Covid-19 di rumah. Kalau cluster rumah muncul, akan semakin sulit memutus rantai pandemi Covid-19.

Hanya saja kebijakan ini bagus bila semua daerah sudah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai. Kondisi objektifnya, fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di banyak daerah masih memprihatinkan.

Karena itu, sebaiknya kebijakan itu berlaku untuk daerah yang fasilitas dan tenaga kesehatan yang secara kuantitas dan kualitas sudah baik. Sebaiknya kebijakan itu tidak diterapkan secara kaku. “Masyarakat yang memiliki tempat tinggal layak kesehatan, diharapkan masih boleh isolasi mandiri di rumah,” demikian Lucy Kurniasari. (akhir)