Date:September 19, 2020

Pemkab Gorontalo Pastikan Pelayanan Publik Tetap Dibuka Terbatas

Pelayanan Publik Terbatas

READ.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo pastikan pelayanan publik tetap dibuka tapi terbatas. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U Tayeb, Senin (10/8/2020).

Sekda Hadijah mengatakan, pelayanan publik di kantor pemerintah saat ini masih tetap terbatas, meskipun banyak pejabat pemerintah di daerah setempat yang terkonfirmasi positif sudah dinyatakan sembuh.

“Aktivitas kantor sekarang masih tetap menerapkan Sif-sifan artinya pegawai secara bergantian berkantor. Walaupun para pejabat sudah dinyatakan sembuh, pak Bupati telah menginstruksikan kita semua pegawai bagi sif, sehingga tidak terjadi kerumunan massa maupun pegawai di kantor. Untuk pegawai yang bekerja di rumah tetap melaporkan hasil pekerjaanya setiap hari,” jelas Hadijah.

Hadijah menambahkan, aktivitas kantor lebih ditingkatkan penerapan protokol kesehatannya pasca 56 pejabat dinyatakan positif Covid-19. Untuk pelayanan publik seperti di kantor dinas kependudukan dan Capil tetap dilakukan secara online.

“Pelayanan publik tetap dibuka, tapi pelayanan di Capil sangat dibatasi dan diutamakan dilayani secara online, supaya tidak ada kontak agar menghindari Covid-19,” tuturnya.

Sebelumnya 56 pejabat di pemerintah Kabupaten Gorontalo terkonfirmasi positif Covid-19 dari 202 pejabat yang dilakukan swab massal.

Kepala dinas kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir menjelaskan, 56 pejabat tersebut tanpa gejala dan sudah dinyatakan sembuh

“56 orang yang positif Covid-19 itu terdiri dari 13 orang eselon II dan eselon III 43 orang. Semuanya tanpa gejala dinyatakan sembuh setelah dilakukan karantina selama 10 hari sesuai protokol kesehatan,” jelas Roni.

Satuan tugas sebelumnya telah melakukan rapid test secara massal kepada 800 Aparat Sipil Negara (ASN). Hal ini bertujuan untuk menghindari penularan Covid-19 kepada masyarakat dalam proses pelayanan pemerintah.

“Jadi kami berharap kepada masyarakat agar tidak takut untuk mendatangi kantor-kantor di Kabupaten Gorontalo karena semua dinyatakan negatif dan sembuh,” ujarnya.

Hingga Senin 10 Agustus 2020, total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Gorontalo berjumlah 494 orang, sembuh 315 orang, meninggal 12 orang dan dirawat 167 orang.

(Wahyono/RL/Read)