Date:October 22, 2020

Nelson ajak Kajari Armen Lakukan Pencegahan untuk atasi Korupsi

Pencegahan Korupsi

READ.ID – Bupati Gorontalo Nelson Pomaling mengajak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Gorontalo yang baru, Armen Wijaya Putra melakukan pencegahan untuk mengatasi korupsi dan tindakan penyelewengan hukum lainya.

Harapan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara perpisahan Kajari Supriyanto sekaligus menyambut Kajari Kabupaten Gorontalo yang baru Armen Wijaya Putra, Selasa (25/08/2020).

Pencegahan korupsi yang dimaksudkan itu seperti konsep yang dilakukan Kajari sebelumnya Supriyanto dalam mengawal pemerintahan di Kabupaten Gorontalo.

Karena ia mamandang gerakan pencegahan itu telah berhasil dan mampu mengantarkan Kabupaten Gorontalo meraih WTP sebanyak 4 kali selama pihaknya menjadi Bupati.

“Jadi, saya kira inovasi itu yang kiranya perlu dilakukan dan kami sendiri di Kabupaten Gorontalo terbawa arus dengan itu termasuk semua jajaran Forkopimda,” jelasnya.

Nelson mengaku gagasan tersebut membuat semua pihak di Kabupaten Gorontalo merasa aman. Namun, bukan berarti tidak adanya penegakan hukum, melainkan, semua tindakan penyelewengan akan terhindari jika ada pencegahan awal.

Pada kegiatan yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gorontalo itu, ia juga berharap adanya kekompakan dari Kajari Armen Wijaya bersama Forkopimda dalam mengawal jalannya pemerintahan di Kabupaten Gorontalo.

Kepada Armen Wijaya Putra, Nelson pula mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Kajari Kabupaten Gorontalo yang baru.

Sementara kepada Supriyanto, dirinya menyampaikan terima kasih karena telah mendedikasikan diri di Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo. Ia memandang Supriyanto selama ini telah melakukan hal yang terbaik di Kabupaten Gorontalo.

Diketahui Armen Wijaya adalah putra asli Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Sebelumnya ia menjabat sebagai Koordinator di Kejati Bengkulu. Sementara itu, Supriyanto dimutasikan untuk kemudian mengisi sebagai Kajari Kota Batu di Malang.

“Tujuan kita semua, baik kejaksaan  Polri pengadilan, KPU dan Bawaslu, semua dalam rangka membangun daerah ini untuk kesejahteraan rakyat. Jadi rohnya sama sebenarnya cuma tupoksinya yang berbeda,” tandas Nelson Pomalingo.

(RL/Read)