Date:December 5, 2020

Kluster Perkantoran Tambah Daftar Covid-19 di Kabupaten Boalemo

Covid-19 Boalemo

READ.ID – Peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo terus meningkat dan cenderung mengkhawatirkan. Wakil Bupati Bolaemo Anas Jusuf menyebut hingga Jumat 24 Juli 2020 sudah ada 104 orang yang terpapar covid-19 dari tiga kluster yang berbeda.

Pertama disebut dengan kluster kantor Kementrian Agama Kabupaten Boalemo. Salah satu pegawainya diketahui positif dan sempat kontak erat dengan sejumlah rekan kantornya. Kluster kedua disebut kluster RSTN (Rumah Sakit Tani dan Nelayan) Boalemo dan kluster ketiga kluster kantor Dikbudpora Boalemo.

“Kluster RSTN ini sama, pasien ini dirawat di rumah sakit, tidak diketahui positif sehingga teman teman perawat tidak memakai APD level tiga sehingganya terpapar. Satu lagi dari kluster Dikpora, tidak disadari almarhumah ini sempat berkontak sehingga kawan-kawannya positif,” beber Wabup Anas saat memberi sambutan pada Bakti Sosial Pemprov Gorontalo yang dilaksanakan di Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Jumat (24/7/2020) kemarin.

Berdasarkan data yang dilansir dari https://dinkes.gorontaloprov.go.id/covid-19/ hingga Jumat (24/7/2020), kasus positif Covid-19 di Gorontalo bertambah 74 pasien baru yang paling banyak dari Kabupaten Boalemo yakni 48 orang. Kemudian disusul Kabupaten Gorontalo, 15 orang, Kota Gorontalo 8 Orang, Kabupaten Pohuwato 1 orang.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menilai lonjakan kasus di Boalemo cukup mengkhawatirkan. Warga diminta untuk sadar dan patuh pada imbauan pemerintah untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar.

“Boalemo dua minggu lalu sudah masuk zona hijau. Tiba tiba meledak seperti ini, karena kita lalai. Jangan pandang enteng pak. Dungohe pomayi amiyatia (dengarkan dulu kami pemerintah),” pinta Rusli pada warga Dulupi yang hadir di Bakti sosial Pemprov Gorontalo.

Menurutnya, imbauan pemerintah untuk cegah corona tidak banyak. Cukup dengan menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Ia juga menyebut sudah sepakat dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menindak tegas warga tidak mematuhi protokol kesehatan termasuk bagi pedagang dan pusat keramaian lainnya.

“Jadi saya ulangi, corona jangan main-main. Waspada terus. Apa yang kami lakukan ini untuk melindungi dan sayang masyarakat. Pakai masker untuk melindungi diri kalian,” tandasnya.

Hingga Jumat 24 Juli 2020, total pasien positif Covid-19 berjumlah 694 kasus dengan rincian, 336 orang sembuh, 30 orang meninggal dan 328 orang dalam perawatan. (RL/Read)

(RL/Read/Pemprov)