Date:July 3, 2020

Ketum Moch Iriawan Cairkan Komunikasi Dengan Shin Tae Yong Setelah Terjadi Polemik Dengan Dirtek PSSI

READ.ID-Setelah mengalami kebuntuan komunikasi dengan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, Pelatih Shin Tae Yong akhirnya menyanggupi untuk datang ke Indonesia melanjutkan tugasnya sebagai pelatih.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Gorontalo
POSITIF
256 +7
DIRAWAT
23
SEMBUH
222
MENINGGAL
11
Sumber data : Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Update terakhir : 2 Juli 2020 15:00 WITA

Kesanggupan Shin Tae Yong tersebut terungkap dalam dialog secara virtual dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Jumat, 26 Juni 2020. Sebelumnya dikabarkan Shin Tae Yong ( STY ) menolak berkomunikasi dengan Indra Sjafri setelah terjadi salah faham antara keduanya.

“Saya tahu Shin Tae Yong pelatih profesional dan hebat. Bahkan kualitasnya jauh lebih baik dari pelatih timnas Vietnam yang juga berasal dari Korsel. Karena itu kami sangat menunggu kedatangan Shin kembali ke tanah air, saya menganggap anda sebagai adik saya. Usia saya 58 tahun , Shin Tae Yong 51 tahun. Sudah sepertk adik dalam keluarga saya, karena itu mari berkomunikasi sebagai keluarga,” ujar Ketum PSSI Moch Iriawan.

Shin Tae Yong akhirnya mengatakan dalam waktu dekat ia akan menyampaikan hasil seleksi dan juga road map atau peta jalan Timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 tahun 2021.

STY juga menyanggupi untuk melakukan latihan sementara ini di Indonesia karena proses seleksi pemain masih harus dilanjutkan.

” Saya siap membantu Ketua Umum PSSI, demikian pula Ketua Umum PSSI membantu saya,” ujarnya melalui penterjemah.

” Kita bersama sama bergandengan tangan untuk memajukan sepakbola Indonesia. Kita harus berbagi pikiran untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan,” ujar pelatih yang membawa Korsel mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.

Sebelumnya Ketua Umum PSSI Moch Iriawan juga sempat memerintahkan Plt Sekjen Yunus Nusi untuk membujuk STY setelah terjadi salah faham dengan Dirtek Indra Sjafri. Belum hadirnya STY sempat jadi polemik sepakbola Nasional setelah Yeyen Tumena ikut berkomentar atas STY.
( as )