Date:January 23, 2021

Gubernur Gorontalo Bagikan Sembako Gratis untuk Abang Bentor

READ.ID – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membagikan sembako gratis untuk para abang bentor. Hal ini dilakukan sebagai solusi pemerintah terhadap keluhan pengemudi bentor atas penurunan pendapatan akibat wabah virus corona.

“Pembagian sembako ini, saya katakan pada rakyat Gorontalo, ini adalah uang rakyat. Ini uang kalian. Bukan uang saya pribadi sehingga harus saya kembalikan lagi,” ucap Gubernur Rusli disela-sela membagikan sembako gratis untuk masyarakat, Selasa (07/4).

Pembagian sembako graris, kata Rusli, merupakan intruksi Presiden Jokowi atas sikap pemerintah menghadapi masalah ekonomi di tengah wabah virus corona. Misalnya, tukang tukang bentor yang kehilangan penumpang akibat pemerintah meliburkan pelajar dan pegawai negeri yang sering menaiki bentor saat beranjak ke sekolah maupun ke kantor sendiri.

Dalam menyikali wabah Covid-19, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah melakukan pergeseran anggaran sekitar 78 Miliar untuk penanganan virus corona. Anggaran tersebut khusus akan diperuntukan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan jaring pengaman sosial.

“Sembako gratis untuk abang bentor ini termasuk anggaran jaring pengaman sosial. Perlu bapak/ibu sekalian ketahui, bentor di provinsi Gorontalo menjadi angkutan umum. Itu berjumlah kurang lebih 22 ribu para pemilik maupun tukang bentor. Ini semua kami sudah data dan kami akang berikan insyah allah selama tiga kali sembako ini secara cuma-cuma,” ungkapnya

Para tukang bentor pun mengucapkan terima kasih atas bantuan kebutuhan pokok yang diberikan oleh pemerintah. Mereka menyatakan merasa terbantu dengan program sembago gratis.

“Alhamdulillah ada bantuan ini. Memang so barapa bulan ini saya dengan tukang bentor yang lain susah skali mo mancari. Tidak ada penumpang. Orang-orang tako dengan virus corona,” ucap Omi, salah satu abang bentor yang mendapatkan sembako graris.

Omi mengaku dampak virus corona mempengaruhi pendapatan ketika ia bekerja mengemudikan bentornya. Biasanya sehari mendapatkan Rp 150 ribu, kini ia kadang hanya mendapatkan Rp 15 ribu per hari.

Syukur ada sembako gratis. Ada beras, gula, rica, bawang putih, bawang merah, minyak kelapa, telur, dengan ada juga ikan. Apalagi smo bulan puasa bagini, biasanya barang-barang bagini nae harga,” tuturnya.

Hal yang sama juga diungkapkan pengemudi bantor lain, yakni Ilong.
Ilong mengaku bantuan sembako gratis tersebut memang sudah ditunggu-tunggu. Pendapatannya mulai berkurang karena wabah Covid-19.

“Saya sudah baca dari berita. Katanya ada pembagian sembako ini. Katanya torang mo dapa sembako gratis. Alhamdulillah hari ini ternyata butul, bukan hoax,” pungkasnya. Aden/RL/Read)