Date:November 26, 2020

Disnaker Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan Aneka Kue dan Keterampilan Bagi Tenaga Kerja

Pelatihan Tenaga Kerja

READ.ID BLITAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar pelatihan aneka kue selama tiga hari, mulai 20 – 22 Oktober 2020. Pelatihan digelar salah satu hotel yang ada di Jalan Raya Kediri, Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (21/10/2020).

Kepala Dinaskertrans Kabupaten Blitar, Haris Susianto menuturkan, kegiatan ini merupakan dalam rangka pembinaan keterampilan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat, yang anggarannya bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2020.

Sedangkan pelatihan aneka kue ini diikuti tiap-tiap gelombang 20 peserta dari seluruh wilayah di Kabupaten Blitar, yang tujuaanya menciptakan wirausaha baru yang berdaya saing dan mandiri.

Selain itu, kata Haris, juga dalam rangka mewujudkan visi misi Bupati Blitar, yakni mengangkat derajat perekonomian Kabupaten Blitar.

“Untuk pelatihan ini ada 20 orang. Kalau semuanya ada lima paket pelatihan yang menggunakan anggaran DBHCHT dengan total peserta 100 orang. Lima paket itu terdiri dari pelatihan tata boga tiga paket, pelatihan potong rambut, dan aneka kue,” tutur Haris kepada read id.

Haris nemanbahkan, dalam pelatihan aneka kue kali ini, pihaknya mendatangkan instruktur dari pemilik usaha Aisha Cookies Garum, Andik Eko Arnowo. Adapun jenis kue yang dibuat diantaranya bakery, seperti kue boy dan pixa.

Lebih lanjut Haris mengaku, bahwa sebelumnya memang ada proses seleksi dalam menentukan peserta yang mengikuti pelatihan. Dimulai dengan menyebarkan informasi, kemudian diseleksi berdasarkan usia, minat, dan bakat. Lalu, kata dia, dalam proses seleksi ada puluhan orang gugur karena tidak sesuai bidangnya.

“Kita memang melatih peserta ini dari nol sampai bisa. Nah, nanti kalau mereka sudah bisa membuat sendiri, selanjutnya pembinaan dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro,” tandasnya.

Tak hanya berhenti disitu, Haris memastikan diakhir sesi nanti, peserta pelatihan akan dikumpulkan lagi untuk diberikan materi pemasaran online dan branding sekaligus packeging. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan bulan depan.

“Semoga outputnya nanti, mereka benar-benar menjadi wirausaha yang sukses dan berdaya saing. Sehingga perekonomian masyarakat menjadi terangkat,” tutupnya.

(adv/kmf/didik)