Date:November 26, 2020

CMSE Kembali Digelar Guna Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal

READ.ID – Capital Market Summit & Expo (CMSE) kembali digelar. CMSE 2020 itu diadakan sebagai rangkaian dari peringatan 43 Tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.

Acara tersebut telah dilaksanakan sejak Senin (19/10/2020 dan akan berakhir pada Sabtu (24/10/2020) mendatang.

CMSE 2020 digelar melalui kerjasama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

Kegiatan dikemas dalam format kegiatan seminar (Summit) dan pameran (Expo).

CMSE 2020 diharapkan menjadi sarana menampilkan peran dan fungsi dari seluruh lembaga, profesi, produk, dan layanan di Pasar Modal Indonesia kepada para stakehoders dan publik.

Acara dibuka dengan laporan kegiatan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Berbagai kegiatan CMSE 2020 mulai dari pameran para stakeholders pasar modal, seminar, dan kegiatan edukasi serta sosialisasi seluruhnya dilakukan dengan sistem daring alias virtual selama enam hari berturut-turut.

Dalam setiap harinya, akan dilaksanakan dua sampai tiga sesi kegiatan seminar dan talk show dengan menghadirkan narasumber di bidang pasar modal.

Seiring dengan tujuan meningkatkan literasi dan inklusi Pasar Modal Indonesia, penyelenggaraan CMSE 2020 pun bertujuan menumbuhkan jumlah investor di Pasar Modal Indonesia.

Tujuan lain dari CMSE 2020 yakni untuk mendukung pencapaian target penambahan jumlah perusahaan yang tercatat baru maupun nilai penggalangan dana di Pasar Modal Indonesia.

Kemudian, sekaligus menjadi ajang bertemunya seluruh stakeholders di pasar modal dan masyarakat umum secara virtual.

Sebanyak 10 ribu orang peserta yang terdiri dari calon investor, investor, Perusahaan Tercatat, dan calon Perusahaan Tercatat ditargetkan menjadi peserta dalam CMCE 2020.

Untuk bisa mengikuti dan menghadiri CMSE 2020 secara virtual, bisa menggunakan aplikasi berbasis website yang dibangun khusus sesuai dengan kebutuhan para peserta atau pengunjung melalui laman cmse.id.

Melalui laman tersebut, pengunjung dapat mengakses booth/expo secara virtual dan menyaksikan seminar yang sedang berlangsung.

Kegiatan pertama pada CMSE 2020, Senin (19/10/2020), yakni seminar utama dengan pembicara Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Kegiatan seminar utama, mengangkat tema ‘Perkembangan Ekonomi Terkini dan Ketahanan Sektor Keuangan’.

Sedangkan untuk hari kedua, Selasa (20/10/2020), seminar utama akan mengambil tema ‘Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional dan Ketahanan Sektor Riil’.

Adapu pematerinya, yakni Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain seminar utama, terdapat juga seminar dan talk show lain terkait investasi pasar modal.

Seminar dan talk show CMSE 2020 tersebut menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang antara lain tokoh dari Perusahaan Tercatat dan investor yang inspiratif, perencana keuangan, profesional, praktisi, dan/atau figur publik di industri pasar modal.

Untuk pameran (expo) virtual pada CMSE 2020, menghadirkan para stakeholders di pasar modal.

Seperti dari Perusahaan Sekuritas, Perusahaan Tercatat, Manajer Investasi, asosiasi, dan regulator. Para pengunjung pun dengan mudah membuka rekening saham dan reksa dana secara langsung pada pameran (expo) tersebut.

Kemudian, juga digelar Workshop Go Public yakni kegiatan sosialisasi kepada calon-calon Perusahaan Tercatat. Workshop Go Public ini pun didukung Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Kegiatan lain yang dilakukan pada CMSE 2020 adalah pemberian apresiasi dalam bentuk penghargaan kepada pihak-pihak yang berjasa dalam pengembangan Pasar Modal Indonesia.

(RL/Read)