Date:September 21, 2020

Cerita Walikota Gorontalo Kenang Almarhum David Bobihoe

Kenang David Bobihoe

READ.ID – Walikota Gorontalo Marten Taha bersama jajaran pemerintah setempat turut berbelasungkawa atas wafatnya almarhum mantan Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib di rumah sakit Aloe Saboe pada kamis kemarin.

Belasungkawa tersebut disampaikan Marten saat memimpin apel korpri yang dilaksanakan secara virtual. Jumat (17/7).

Dalam kegiatan itu, Walikota Marten sedikit bercerita tentang sosok David Bobihoe. Kata Marten, sebelum karir politik sebagai Bupati Gorontalo, Almarhum Pernah tergabung dalam organisasi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dengan jabatan terakhir Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo.

Sebelum menjabat Bupati Gorontalo, Marten sebenarnya telah lama mengenal sosok mendiang David Bobihoe Akib. Kala itu Gorontalo masih Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Saya Waktu Anggota DPRD Provinsi Sulut, dan Almarhum adalah Kepala Biro Humas Pemprovnya pada tahun 90an” kenang Marten.

Cerita itu tidak berakhir disitu saja, setelah Marten menjadi Walikota Gorontalo hubungan kekerabatan itu lebih intens terjalin apalagi saat itu keduanya sebagai kepala daerah.

Almarhum adalah seorang tokoh terbaik Gorontalo yang dikenal dengan bapak pembangunan kabupaten Gorontalo.

“Orangnya sangat friendly, dan suka berbagi pengalaman. Bagi saya dia adalah sahabat dan Kakak yang baik, banyak inovasi yang telah dibuatnya untuk Gorontalo dan akan terus dikenang selamanya” ujar Marten.

Oleh sebab itu, ia menekankan kepada ASN untuk selalu melahirkan inovasi dan ide- ide untuk kemajuan Kota Gorontalo kedepan.

Menurutnya, dalam memberikan kepuasan kepada masyarakat dibutuhkan inovasi untuk kemudahan pelayanan agar tidak berbelit -belit.

“Atas jasa dan karya yang pernah diukir, semasa hidupnya untuk Gorontalo. Mari kita kirimkan doa buat almarhum semoga segala amal ibadahnya diterima dan dosa-dosanya diampuni Allah SWT” ajak marten, kepada peserta apel,” tandasnya.

Seperti diketahui, mantan Bupati Gorontalo dua periode itu menghembuskan nafas terakhir pada pukul 14.22 wita. Almarhum meninggal diusia 64 tahun dengan keluhan demam tinggi dan sempat dirawat di ruangan ICU RS Aloei Saboe dengan kesadaran Somnolen.

(RL/Read/Humas)