Date:October 21, 2020

BNPT dan FKPT Diskusikan Penanggulangan Terorisme di Gorontalo

Terorisme Gorontalo

READ.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Boy Rafli Amar dan Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo mendikusikan penanggulangan terorisme di Gorontalo.

Hal ini dilakukan saat Boy Rafli Amar melakukan silahturhami ke pihak FKPT Provinsi Gorontalo pada Jumat (18/09/2020) malam.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNPT banyak berdiskusi mengenai program-program pencegahan yang telah dilaksanakan oleh FKPT Gorontalo. Mulai dari program yang menyentuh sisi agama, wawasan kebangsaan, sampai masalah kebudayaan.

Itu dilakukan guna mendorong kegiatan positif di lingkungan masyarakat untuk mengikis masuknya paham-paham negatif yang bersifat radikalisme dan intoleran di tengah masyarakat Gorontalo.

Salah satu program yang telah dilakukan FKPT, yakni dengan menggandeng generasi muda untuk menguatkan dan menjadi salah satu upaya yang tepat untuk mewujudkan generasi muda bangsa Indonesia yang damai dan cinta tanah air.

“Kegiatan oleh FKPT Gorontalo ini banyak sekali yang sudah menyentuh kalangan generasi muda, anak-anak, yang tentunya harus terus kita tingkatkan, sambil kita memperluas jejaring kita, kerja sama kita dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kepala BNPT.

Dirinya menegaskan mitra FKPT sangat membantu BNPT untuk bersinergi dalam mewujudkan visi dan misi BNPT dalam penanggulangan terorisme di tanah air.

Adanya permasalahan-permasalahan yang menjadi faktor munculnya paham radikal di masyarakat, diharapkan FKPT Gorontalo mampu menyelesaikan dan terus menguatkan jaringan kerja sama lembaga dengan seluruh elemen masyarakat.

“Masalah-masalah potensi yang perlu kita kelola ke depannya harus difokuskan. Dengan begitu kami yakin dengan keberadaan FKPT ini bisa menjadi pendorong terbangunnya semangat kerukunan, semangat toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara yang ada di Provinsi Gorontalo,” ujar Mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu.

Ditambahkan Ketua BNPT, guna menanggulangi bahaya terorisme di Gorontalo, FPKT terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun lembaga dan instansi lainnya dalam setiap melaksanakan program pencegahan terorisme.

Sementara itu, Ketua FKPT Gorontalo Ani M. Hasan menyampaikan selamat atas kepemimpinan Komjen Pol. Boy Rafli Amar, yang baru dilantik sebagai Kepala BNPT.

Meski sebelumnya sudah berkomunikasi secara daring, Ketua FKPT lebih dalam mengungkapkan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan FKPT di tahun ini terutama program pencegahan yang menyentuh generasi muda.

“Banyak penjelasan dan masukan dari Kepala BNPT yang kami terima terlebih menyangkut bagaimana kita memberikan edukasi kepada pemuda,” tuturnya.

Ani M. Hasan mengungkapkan alasannya sangaat peduli terhadap generasi muda. Ia menilai setiap generasi bangsa perlu diberikan pembelajaran agar anak-anak muda mengerti cara hidup berbangsa dan bernegara.

“Terutama bagaimana agar mereka juga paham tentang Pancasila, dan juga bagaimana mereka belajar ilmu agama yang baik dan benar agar tidak terkecoh,” ungkap Ketua FKPT Gorontalo.

Kepengurusan FKPT Provinsi Gorontalo terdiri dari lima bidang, yakni di Bidang Agama, Bidang Pemuda dan Pendidikan, Bidang Perempuan dan Anak, Bidang Riset, serta Bidang Media.

Sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan FKPT Provinsi Gorontalo pada tahun 2020 diantaranya lomba video pendek, pembelajaran anti radikal, dan penelitian radikalisme.

Selain itu, melakukan workshop pencegahan terorisme dan radikalisme, serta pelatihan jurnalis untuk menangkal pemberitaan tentang terorisme.

Kunjungan kerja Kepala BNPT di Provinsi Gorontalo itu sekaligus untuk memberikan penghargaan salah satunya bagi Desa Banuroja yang menjadi cerminan Kampung Nusantara yang masyarakatnya hidup berdampingan selama 20 tahun.

Penghargaan juga diberikan karena warga Desa Banuroja bisa menjalani kehidupan dengan sikap toleransi yang tinggi meski memiliki banyak perbedaan dari suku, agama, adat istiadat, dan bahasa. Namun mampu menciptakan kehidupan yang rukun dan damai.

(RL/Read)