Date:November 26, 2020

BEM Stmik Ichsan Gorontalo Salurkan Sembako ke Mahasiswa Terdampak Covid-19

BEM Stmik Ichsan

READ.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stmik Ichsan Gorontalo menyalurkan bantuan paket sembako kepada para mahasiswa terdampak Covid-19 di kampus setempat.

Presiden BEM Stmik Ichsan, Sandi Mobi mengatakan, bantuan paket sembako yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mie instan dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Bantuan diberikan sebagai wujud kepedulian sosial terutama kepada mahasiswa yang masih tinggal di kos-kosan dan belum pulang ke kampung halamannya karena pandemi Covid-19.

“Ada 150 paket sembako yang kami bagikan kepada teman-teman mahasiswa. Ini kami lakukan sebagai upaya meringankan beban ekonomi mahasiswa di masa pandemi Covid-19,” ujar Sandi.

Bantuan Sembako

Presiden BEM Stmik Ichsan Gorontalo, Sandi Mobi (kiri) saat memebrikan paket sembako kepada mahasiswa terdampak Covid-19.

Sandi juga mengungkapkan, 150 paket sembako yang dibagikan tersebut merupakan hasil donasi yang dikumpulkan dari beberapa donatur.

“Yang jelas anggarannya kami dapatkan dari beberapa donatur. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh donatur yang sudah mendukung kami untuk membantu teman-teman mahasiswa,” ujarnya.

Disamping menyalurkan bantuan sembako, BEM Stmik Ichsan juga mengajak para mahasiswa dan warga tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami juga menghimbau kepada teman-teman mahasiswa agar tetap menggunakan masker, menghindari kerumunan dan sering mencuci tangan. Sehingganya bisa memutus mata rantai covid-19,” tutur Sandi.

Sandi mengatakan, hingga saat ini masyarakat masih menghadapi pandemi Covid-19. Dirinya menilai penyebaran dan penularan Covid-19, tergantung dari perilaku dari masyarakat itu sendiri.

“Oleh sebab itu, saya mengajak masyarakat dan para mahasiswa bersama-sama untuk mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan tetap menggunakan masker dan menghindari kerumunan,” tutur Sandi.

Menurutnya, dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi masyarakat dalam situasi pandemi seperti sekarang ini. Namun masih banyak juga yang tidak melakukan hal ini, padahal kebijakan ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kami dari mahasiswa merasa perlu untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk melihat hal baik dalam kebijakan pemerintah untuk melakukan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, menjelang Pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang, BEM Stimik Ichsan Gorontalo juga mengajak para mahasiswa dan warga menjaga kondusifitas daerah.

Sandi mengatakan, ada tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo yang menggelar Pilkada. Ia berharap, mahasiswa juga turut mengawal jalannya pesta demokrasi.

“Saya berharap teman-teman mahasiswa untuk bisa turut memantau Pilkada supaya berjalan dengan aman dan sehat. Sehingganya bisa menghasilkan pemimpin atau kepala daerah yang menjadi harapan seluruh warga Gorontalo,” imbuhnya.

Ia juga berharap kepada para penyelenggara Pilkada maupun kepada para calon dan seluruh tim pemenangan Paslon tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Karena dengan mematuhi protokol kesehatan, pesta demokrasi juga bisa sehat walaupun di tengah pandemi Covid-19 saat inj,” pungkasnya.

(Read.id)