Date:August 15, 2020

Akses Keluar Masuk di Dua Desa Kabupaten Gorontalo akan Diblokir

Akses Desa Gorontalo Diblokir

READ.ID – Akses keluar masuk orang di dua desa yang berada di Kabupaten Gorontalo akan diblokir sementara oleh pemerintah setempat. Hal itu disampaikan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat diwawancarai awak media, Rabu (27/5/2020).

Kata Nelson, pemblokiran sementara nantinya dilakukan saat petugas kesehatan akan melakukan tracking dan pemeriksaan swab test kepada warga di dua desa setempat. Dua desa ini yakni Desa Bua, Kecamatan Batudaa dan Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru.

“Jadi ini bukan lockdown ataupun isolasi sampai 14 hari begitu, tapi kita akan blokir dulu mereka sementara selama mereka dilakukan tracking dan swab test. Jadi mereka belum bisa keluar desa saat pemeriksaan. Begitu juga kita lakukan rekayasa lalu lintas untuk memblokir jalan. Jika pemeriksaan swab testnya ini lancar, maka hanya satu hari saja diblokir,” ungkap Bupati Nelson.

Pelaksanaan tracking dan swab test kepada warga di dua desa itu rencananya akan dilakukan minggu ini oleh petugas kesehatan.

Nelson berharap pelaksanan swab test ini bisa dipahami oleh warga karena ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Dua desa ini terjadi transmisi dan ini kluster baru, sehingga perlu pengecekan apakah terjadi penularan. Kami akan melakukan koordinasi dengan desa dan pemerintah kecamatan, TNI, Polri untuk melakukan pedekatan sosial,” ucap Nelson.

Berdasarkan data dari gugus tugas penanganan Covid-19, ada 6 pasien positif Covid-19 di Desa Bua, Kecamatan Batudaa. Sementara ada 2 pasien positif Covid-19 di Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru.

Hingga Rabu 27 Mei 2020, total terkonfirmasi positif COVID-19 di Gorontalo sebanyak 60 orang, 39 orang dirawat, 2 orang Meninggal, dan 19 orang sembuh. (Wahyono/RL/Read)