Date:August 11, 2020

Adat Tonggeyamo Jadi Acuan Waktu Pelaksanaan Idul Adha di Pohuwato

Rapat pelasksanaa idul adha

READ.ID – Keberadaan Adat Tonggeyamo menjadi acuan waktu pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Pohuwato.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Kamis (30/07) bersama unsur forkopimda pun melakukan musyawarah dengan Adat Tonggeyamo untuk menentukan waktu Hari Raya Adha 1441 H.

Pegelaran adat itu diikuti Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga dan Wakil Bupati Pohuwato Amin Haras. Turut hadir juga pihak Kementrian Agama, Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi, Ketua Takmirul Masjid H Iwan S Adam, sejumlah pimpinan OPD,  pemangku adat, dan para Imam di Pohuwato.

Hasil musyawarah sendiri, waktu pelaksanaan Hari Raya Idul Adha sesuai yang ditetapakan Pemerintah melalui Kementrian Agama yakni jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020.

Bupati Syarif mengatakan pelaksanaan Adat Tonggeyamo dan Salat Idul Adha kali ini menjadi yang terakhir bagi pemerintahan Syarif Mbuinga dan Amin Haras (SYAH).

Hari Raya Idul Adha sendiri, kata Bupati, merupakan hari yang raya suci untuk merenungi kembali makna keikhlasan seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS atas perintah Allah SWT

“Juga menjadi momen terakhir buat saya dan pak Amin di lebaran sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Olehnya, kami sekeluarga mengucapkan minalaidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

Bupati menyampaikan jika Idul Adha yang biasanya penuh dengan keikhlasan dan sukacita, pada tahun ini berbeda keadaanya,  karena bersamaan dengan masa pandemi Covid-19.

“Sangat berbeda, tidak ada open house seperti tahun kemarin karena pandemi masih ada. Namun, hal tersebut bukan menjadi penghalang untuk tetap kita mensyukuri nikmat lebaran dan menjaga tali silaturahmi ke sesama dengan cara yang lain,” ujarnya.

Dirinya meminta pelaksanaan salat Idul Adha nanti juga menjadi perhatian semua untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan sebagaimana yang telah disepakati bersama.

“Tolong Sholat Idul Adha besok tetap kita taati himbauan Pemerintah, cuci tangan dan pakai masker serta jaga jarak. Meski sudah masuk dalam new normal saat ini, bukan berarti Covid hilang, kita tetap taat kepada protokol kesehatan,” tegasnya.

Menutup penyampaiannya, Bupati Syarif mengajak semua yang hadir untuk berdoa bersama agar wabah Covid-19 akan segera hilang dan semua bisa kembali normal.

“Semoga Covid-19 ini cepat hilang dan suasana kembali normal. Saya pun mendoakan masyarakat Pohuwato di akhir masa jabatan ini, insyaallah sehat dan baik di masa akan datang,” tandasnya.

(Adv/Dodi/RL/Read)