Date:September 23, 2020

860 Warga Gorontalo Terpapar Covid-19 dalam 3 Pekan Terakhir

Calon Kepala Daerah Covid-19

READ – Sebanyak 860 Warga Gorontalo terpapar Virus Corona (Covid-19) dalam waktu kurang 3 pekan terakhir yakni sejak 1 Agustus hingga 19 Agustus 2020.

Data tersebut berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melalui laman website https://dinkes.gorontaloprov.go.id/covid-19/ yang merupakan sumber resmi informasi COVID-19 di Gorontalo.

Pada tanggal 1 sampai 7 Agustus 2020 saja, kasus positif Covid-19 di Gorontalo meningkat dratis sebanyak 534 orang. Kemudian dari tanggal 8-14 Agustus kembali bertambah cukup signifikan yakni 126 orang. Sementara pada tanggal 15 sampai 19 Agustus kembali bertambah sebanyak 200 orang.

Sehingganya selama 19 hari pada Bulan Agustus, ada total 860 warga Gorontalo yang terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab.

Saat ini total kasus positif COVID-19 di Provinsi Gorontalo hingga 19 Agustus 2020 berjumlah 1875 orang dengan rincian, 1401 orang sembuh, 47 orang meninggal dan 427 orang masih menjalani perawatan.

Dalam mencegah terjadinya penyebaran dan penambahan kasus COVID-19, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo terus mengimbau masyarakat tentang kepatuhan protokol kesehatan.

Hal itu selalu disampaikan dalam berbagai kegiatan. Salain itu, kerap disampaikan pula melalui Fanepage Facebook resmi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Setiap masyarakat pun diminta agar rutin mencuci tangan, menjaga jarak, dan sering-seringlah mengonsumsi makanan bergizi.

Sebelumnya, Jubir Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr Triyanto Bialangi menjelaskan, peningkatan kasus baru dalam jumlah yang banyak ini karena warga mulai acuh dengan protokol kesehatan.

“Menurut analisis kami, berdasarkan data peningkatan kasus yang sangat tinggi merupakan imbas dari sikap acuh tak acuh masyarakat terhadap protokol kesehatan,” katanya.

Dirinya mengingatkan masyarakat tak boleh lengah dengan protokol kesehatan. Kemudian, diingatkan pula senantiasa menjaga imun tubuh dan rajin berolahraga.

(RL/Read)